414 total views, 2 views today
Bontang, WARTAIKN.COM – Safari Ramadhan pada hari ke-21 Ramadhan 1446 Hijriyah, bertepatan 21 Maret 2025, dipimpin Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, salah satunya Salat Subuh berjamaah di Masjid Al-Hijrah, Bontang.
Dalam kesempatan itu Seno Aji menyatakan bahwa program prioritas Pemprov Kaltim adalah pendidikan gratis bagi siswa SMA/SMK/Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta.
Sedangkan tahapan selanjutnya adalah Uang Kuliah Tunggal (UKT) gratis, yakni biaya kuliah yang harus dibayarkan mahasiswa setiap semester, dimulai pada penerimaan mahasiswa baru yang kuliah di Kalimantan Timur.
“Jadi semua UKT ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sehingga para mahasiswa tidak perlu memikirkan biaya untuk UKT, fokus saja meningkatkan kompetensi diri,” ujar Seno.
Tidak ketinggalan dijelaskan tentang program pemberangkatan umroh bagi marbot masjid dan kunjungan ke tempat suci bagi penjaga rumah ibadah untuk agama selain Islam. Juga dijelaskan soal iuran kesehatan untuk BPJS juga ditanggung oleh Pemprov. Kaltim.
Di akhir sambutan, Seno Aji titip kepada Pemkot Bontang, agar menyelamatkan generasi muda dan seluruh warga Bontang dari pengaruh negatif tentang penyalahgunaan narkotika.
Usai memberikan arahan, Seno Aji membuka sesi dialog. Ada 5 orang yang mengajukan pertanyaan maupun usulan/saran.
Salah satu usulan yang nenarik adalah persoalan menjaga moralitas dan mencegah kriminalitas.
Warga menyampaikan usulan agar semua hotel maupun homestay yang ada di Bontang diawasi, dengan cara Pemprov Kaltim bisa membuat Surat Edaran Gubernur, agar para tamu yang suami istri bisa menunjukkan buku nikah.
Terhadap usulan tersebut, Seno Aji menyanggupi untuk menindaklanjuti usulan tersebut.
Hadir mendampingi rombongan Wakil Gubernur Kaltim antara lain Sekda Kaltim Sri Wahyuni, para Asisten Sekda, Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi, para kepala SKPD dan para kepala biro di lingkungan Pemprov Kaltim, anggota DPRD Kaltim, Ketua BAZNAS Kaltim Achmad Nabhan.
Sedangkan dari jajaran Pemkot Bontang, selain wali kota, juga hadir Wakil Wali Kota Agus Haris, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faisal, para ulama dan warga setempat.
Di akhir acara diserahkan berbagai bantuan dari Pemprov Kaltim kepada warga, termasuk bantuan dari BAZNAS Kaltim.
Sebelumnya, seusai Salat Subuh berjamaah, kegiatan diawali dengan kultum (kuliah tujuh menit), disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Bontang Kuba Siga.
Ia menyampaikan tentang pentingnya kaum muslimin mengeluarkan zakat, apabila sudah memenuhi nisabnya (batas minimal harta uang wajib dikeluarkan zakatnya).
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa orang yang mengeluarkan zakat tidak mungkin jatuh miskin. Bahkan, rezekinya semakin bertambah.
Usai kultum, acara selanjutnya sambutan Walikota Bontang Neni Murnianeni. Ia menyampaikan sejumlah program penting, seperti “Jum’at Bersih” yang rutin dilaksanakan setiap Jum’at. Selain itu, juga disampaikan program 100 hari sesuai dengan janjinya pada saat melakukan kampanye.
Walikota Bontang juga menyampaikan, dalam 100 hari kerja akan menghapuskan kemiskinan ekstrim. “Berdasarkan data yang ada di Bontang ada 40 KK kemiskinan ektrim.
Setelah dilakukan intervensi tinggal 30 KK, dan ini akan dihilangkan warga masyarakat yang masuk katagori miskin ekstrim.
Neni Murnianeni kemudian memanggil seluruh siswa SMKN 2 yang hadir untuk ke depan dan masing-masing siswa diberikan uang THR, seratus ribu rupiah. (MJE)