560 total views, 6 views today
Bandar Seri Begawan, WARTAIKN.COM – Ajang bergengsi Musabaqah Hafadh Al-Qur’an beserta Pemahamannya, Peringkat Anggota MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang berlangsung di International Convention Centre, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, menarik perhatian Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Brunei.
Konsul Bidang Sosial dan Budaya, Febry Elsafrino, mewakili Duta Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam, selama dua hari menyaksikan secara langsung dan memberikan semangat serta dukungan penuh kepada delegasi Indonesia selama Musabaqah berlangsung .
Event musabaqah ini dilaksanakan dua tahun sekali, dan musabaqah tahun 1446 Hijriyah ini atau bertepatan dengan Tahun 2025 merupakan penyelenggaraan yang ke-8.
Pada hari pertama, tanggal 13 Maret, pelaksanaan musabaqah katagori untuk 10 juz beserta pemahamannya Surah At-Taubah.
Tampil nomor undian pertama, peserta dari Indonesia, Hanin Mashlahah. Wanita 16 tahun ini merupakan jara 1 tafsir Bahasa Arab Putri MTQ Tingkat Nasional XXX Tahun 2024 di Kaltim.
Hanin tampil memukau dan percaya diri tanpa ada satu pun kesalahan, baik pada 3 soal hafalan maupun 3 soal pemahaman.
Peserta kedua, dari Malaysia, Aisyah Nabihah binti Noor Hisham. Sedangkan peserta ketiga, berasal dari tuan rumah, Brunei Darussalam, Ahmad Huzaifah bin Haji Awang Hasbi. Peserta keempat, atau peserta terakhir dari Negara Singapura, atas nama Solihin Bin Zainal.
Wakil Ketua III LPTQ Kaltim, Jauhar Efendi selaku pendamping sekaligus didaulat sebagai pimpinan Delegasi Indonesia, melaporkan dari Bandar Seri Begawan, bahwa
penampilan Hanin Mashlahah, berjalan sangat mulus. Tidak ada bunyi bel, sebagai tanda teguran kesalahan. Sedangkan peserta dari negara lain semuanya mendapatkan tanda teguran. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang dituntun oleh Dewan Hakim Penanya.
Sementara itu, pada hari kedua, diperlombakan katagori menghafal Qur’an 30 juz beserta pemahamannya Surah Al-Hujurat.
Lagi-lagi yang tampil pertama kali peserta dari Indonesia, atas nama Muhammad Haikal Al Ghifari. Remaja yang baru berusia 16 tahun ini berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Ia merupakan juara 1 Tafsir Bahasa Arab Putra MTQ Tingkat Nasional XXX di Kaltim.
Selama tampil di Brunei Darussalam, Haikal didampingi oleh Ustadz Abd. Syakur, pelatih dari Kaltim. Tak ketinggalan Haikal juga didampingi Ibundanya, yang dikenal dengan panggilan Mama Haikal.
Penampilan Haikal sangat bagus, hanya saja memang sempat mendapatkan peringatan satu kali, dengan bunyi bel, pada saat hafalan, tetapi Haikal langsung menyadari kesalahannya, tanpa dituntun. Haikal mampu menemukan sendiri kesalahannya dan mengulang bacaan dengan benar.
Tampil di urutan kedua, peserta dari Brunei Darussalam, atas nama Muhammad Mughni bin Haji Mohd. Salleh. Penampilan peserta dari Brunei mendapatkan beberapa kali teguran, ditandai dengan bunyi bel.
Selanjutnya peserta ketiga dari Negara Singapura, atas nama Dewi Erika binti Samidi. Peserta dari Singapura ini merupakan satu-satunya peserta wanita untuk katagori 30 juz.
Sedangkan peserta keempat atau terakhir dari Negara Malaysia, atas nama Muhammad Rifaei Bin Mat Zuki.
Menarik untuk dicermati Musabaqah Hafadh Al-Qur’an Peringkat Negara MABIMS ini tidak membedakan kelompok umur maupun jenis kelamin. Peserta tertua, berusia 31 tahun berasal dari Singapura. Sedangkan peserta termuda dari Indonesia, yaitu Muhammad Haikal Al Ghifari dan Hanin Mashlahah. Keduanya baru berusia 16 tahun.
Terkait dengan penampilan peserta dari Indonesia, Ustadz Abd. Syakur selaku pelatih sekaligus pendamping, optimis “keduanya bisa meraih prestasi terbaik”. Mohon doa seluruh warga masyarakat Indonesia, pungkasnya.
“Untuk pengumuman juara dan penyerahan hadiah akan diumumkan pada tanggal 17 Maret malam hari bersamaan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an”, ujar Jauhar. Lebih lanjut, Jauhar menambahkan, kegiatan tersebut akan diadakan di International Convention Centre, Brunei dan akan dihadiri langsung oleh Sultan Hassanal Bolkiah,” pungkas Jauhar. (MJE)