250 total views, 250 views today
Nusantara, wartaikn.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengajak stakeholder (pihak berkepentingan) bersama-sama menciptakan suasana pendidikan anak usia dini (PAUD) yang aman dan menyenangkan, sehingga para generasi penerus bangsa bisa tumbuh sehat dan cerdas.
Pernyataan ini disampaikan Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) di Multifunction Hall, Kantor Bersama, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (21/5/2026).
Alimuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru TK atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mendidik anak-anak usia dini.
“Anak usia dini adalah fondasi dasar pembentukan karakter bangsa. Oleh sebab itu, pendidikan usia dini memiliki peranan yang sangat penting,” ujar Alimuddin.
Guru TK memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Karena itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru PAUD dan TK perlu terus didorong melalui peningkatan kompetensi akademik maupun dukungan pendidikan lanjutan.
“Kami berharap seluruh guru TK terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan profesionalisme dalam mendidik generasi penerus bangsa. Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi membangun pendidikan anak usia dini yang sehat, aman, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan anak,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Penajam Paser Utara, Maya Murtiasih menyampaikan bahwa selama 76 tahun IGTKI-PGRI telah menjadi bagian penting dalam sejarah pendidikan Indonesia, khususnya dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini melalui layanan pendidikan yang berkualitas.
Menurut Maya, guru taman kanak-kanak merupakan peletak dasar pembentukan karakter, nilai moral, kemandirian, dan kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
“Pendidikan TK bukan sekadar tahap awal, tetapi merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pendidikan selanjutnya,” ujarnya.
Pada peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 tahun ini, organisasi mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.”
Tema tersebut dinilai mencerminkan pentingnya penguatan peran pendidik TK sebagai bagian dari fondasi pendidikan nasional.
Ia juga menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan guru. Guru yang sejahtera diyakini akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik generasi bangsa.