128 CPNS Kutim Tuntaskan Latsar 3 Bulan 3 Hari

Bupati Kutim
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman (Foto: BPSDM Kaltim)

 244 total views,  244 views today

Sangatta, wartaikn.com – Sebanyak 128 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), yang tergabung dalam Angkatan 116, 117, dan 118, pada Rabu (13/5) ditutup Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, di Aula Meranti Kantor Bupati Kutim.

Ardiansyah Sulaiman dalam kesempatan ini menyampaikan pengalaman panjangnya ketika masih menjadi PNS sebagai guru dengan golongan III/a. “Pertama kali bertugas sebagai guru, saya ditempatkan di Kecamatan Muara Ancalong”.

Ia menceritakan kalau gaji awal sebagai PNS per bulan 160 ribu rupiah. “Bahkan, di masa anak-anak,  pernah merasakan makan nasi bulgur yang sangat bau. Direndam cukup lama pun tetap bau. Terpaksa harus dimakan, sebab kalau gak dimakan ya kelaparan,” akunya.

Jauhar Efendi sebagai Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, yang pernah menjadi Pjs. Bupati Kutai Timur pada Tahun 2020, memaknai kisah yang disampaikan oleh Bupati Kutai Timur tersebut, agar para peserta Latsar yang dinyatakan lulus 100 persen, baik dari golongan II maupun golongan III menyukuri apa yang mereka dapat.

“Termasuk terkait dengan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang mengalami penurunan, karena kondisi keuangan negara maupun keuangan daerah saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Timur, Misliansyah melaporkan, bahwa kegiatan Latsar CPNS  berlangsung selama 3 bulan 3 hari.

Mulai tanggal 9 Februari dan berakhir tanggal 13 Mei 2026 atau selama 93 hari atau setara dengan 673 JP (jam pelajaran).
Peserta pelatihan selain berasal dari Satuan Kerja Perangkatan Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Kutim, juga berasal dari SKPD lingkup kecamatan dan rumah sakit yang ada di tingkat kecamatan.

Di sisin lain, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) BPSDM Kaltim, Apriyana menyampaikan, bahwa metode pelatihan dilakukan secara blanded learning (sistem pembelajaran campuran).

Namun terbatas, yaitu secara daring (dalam jaringan) atau online dan secara klasikal (tatap muka atau luring/luar jaringan atau offline).

Lebih lanjut, Apriana menambahkan, selama pelatihan ada yang dilakukan secara mandiri oleh peserta melalui modul yang disediakan oleh Panitia Penyelenggara, namun secara online.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Terima kasih khususnya untuk BKPSDM Kutim yang telah melakukan kolaborasi, kerjasama, dan terus bersinergi dalam pengembangan kompetensi, sehingga kegiatan Latsar dapat dilaksanakan dengan baik.

“Alhamdulillah akhirnya semuanya  bisa lulus 100 persen, walaupun di belakang layar perjuangannya berdarah-darah,” katanya.

Lebih lanjut, Nina Dewi, mengingatkan kepada peserta Latsar, bahwa selama pelatihan telah dibekali dengan berbagai materi sebagai bekal untuk menjalankan tugas pengabdian sebagai PNS.

“Anda semua peserta Latsar juga dibekali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Semua itu dimaksudkan untuk memastikan bahwa Anda tidak hanya menjadi pegawai yang memiliki kecakapan teknis, tetapi juga menjadi pegawai yang berintegritas, bermental melayani, dan berjiwa nasionalis”, pungkas Nina Dewi.

Sebelum ditutup secara resmi, panitia penyelenggara mengumumkan peserta yang masuk peringkat 5 besar pada masing-masing angkatan. Mereka mendapatkan piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Peringkat pertama untuk angkatan 116 adalah ST. Rahmawati, dari Inspektorat Daerah. Peringkat pertama untuk Angkatan 117 adalah Fadhilla Puji Cahyani, dari Dinas Permukiman. Sedangkan peringkat pertama dari Angkatan 118 adalah Hardiansyah, dari Kantor Camat Bengalon.

Menanggapi hal tersebut, Jauhar Efendi sebagai penguji Fadhilla menyatakan “ia memang layak untuk memperoleh peringkat pertama dari Angkatan 117, karena kebetulan saya sebagai penguji menilai konsistensi Fadhilla mulai dari Seminar Rancangan sampai Seminar Laporan Aktualisasi dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan cukup lengkap”.

Lebih lanjut, Jauhar juga secara khusus memberikan apreasiasi atas pencapaian prestasi peringkat pertama Hardiansyah, yang kebetulan menjadi bimbingannya pada Kelompok II Angkatan 118. Jauhar menilai bahwa Hardiansyah selalu antusias ketika mengikuti bimbingan. Kebetulan dia juga sebagai Ketua Kelompok.

Ditambahkannya,  yang bertindak sebagai mentor Hardiansyah adalah Sekretaris Kecamatan Bengalon, Permana Lestari. “Ia  memiliki daya juang dan motivasi yang luar biasa tinggi, sehingga penuh semangat ketika menjelaskan sebagai mentor, baik saat Seminar Rancangan, dan terlebih lagi saat Seminar Laporan Aktualisasi”.

Permana Lestari merasa bangga dengan kinerja Saudara Hardiansyah dalam melakukan digitalisasi arsip dinamis, dan berbuah manis meraih prestasi juara 2 Lomba bidang kearsipan tingkat kecamatan se Kabupaten Kutai Timur, pungkas Jauhar.

Acara penutupan Latsar CPNS berlangsung hikmat. Dihadari oleh para Kepala SKPD lingkung Pemkab Kutai Timur, para camat dan para mentor yang bertugas membimbing peserta dan tentu saja juga dihadiri oleh jajaran BPSDM Kaltim sebagai mitra strategis BKPSDM Kabupaten Kutai Timur. (MJE)

wartaikn.com @ 2023