138 total views, 138 views today
Nusantara, wartaikn.com — Sejak pagi, lebih dari 300 _green warrior_ memenuhi Kawasan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Sabtu (06/06/2026), dalam aksi Kerja Bakti Lingkungan (korve).
Aksi ini digelar guna memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang berhasil mengumpulkan sekitar 330 kilogram sampah dari berbagai jenis.
Kegiatan ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong Gerakan Indonesia ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah, di seluruh wilayah Indonesia.
Menurut Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono, kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi gaya hidup baru yang terus dibangun di Nusantara. Dalam aksi tersebut, sampah yang terkumpul dipilah berdasarkan jenisnya, mulai dari organik, anorganik, hingga bahan berbahaya dan beracun (B3).
“Hari ini di Masjid Negara IKN, kita melaksanakan korve dan berhasil mengumpulkan sampah hanya 330 kilogram. Jumlah tersebut mengartikan bahwa kita selalu menjaga lingkungan dan kawasan Nusantara agar tetap bersih,” ujar Basuki.
Ia menyebut bahwa apa yang menjadi program pemerintah melalui Gerakan Indonesia ASRI, terus mendapat dukungan dari OIKN, termasuk melalui dua hal yaitu penanaman pohon dan menjaga kebersihan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengangkat tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” ini diikuti oleh berbagai unsur yang dijuluki _green warrior_, mulai dari pemerintah desa dan daerah setempat, perbankan, rumah sakit, perhotelan, sejumlah perusahaan hingga aparat keamanan di kawasan Nusantara.
Di antara peserta yang hadir, Ratna Juwita dari Desa Pemaluan ikut turun langsung membersihkan area sekitar Masjid Negara IKN. Bagi Ratna, kegiatan ini ruang sekaligus aksi bersama dalam menumbuhkan kembali kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dimulai dari kebiasaan sederhana.
“Hari ini kami datang dari pagi, sampah yang kami kumpulkan juga dipilah, mulai dari sampah yang bisa didaur ulang sampai sampah plastik yang tidak bisa didaur ulang. Untuk Hari Lingkungan Hidup Sedunia, semangat bersih, semangat sehat, semangat untuk semuanya,” sahutnya penuh energi.
Semangat para _green warrior_ (pejuang lingkungan) juga sejalan dengan tagline “_No Generation Left Behind_” atau tidak satupun orang yang tertinggal, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia kali ini.
Raehan Amsyah dari RS Hermina Nusantara menilai kegiatan korve adalah salah satu bukti untuk melihat bahwa kepedulian terhadap lingkungan di Kawasan Nusantara, tidak bisa berjalan sendirian, artinya membutuhkan keterlibatan dari banyak pihak.
“Acara tadi cukup seru, apalagi ada kegiatan (teleconference nasional) penyampaian dari provinsi lain, kita jadi tahu permasalahan lingkungan di setiap provinsinya. Dan, ternyata untuk menjaga lingkungan di Nusantara, OIKN juga merangkul banyak pihak, dari orang-orang, instansi atau mitra, bahkan desa serta kelurahan,” ujarnya.
Kegiatan bersih-bersih lingkungan dilanjutkan dengan _teleconference_ antara Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat secara nasional dan langsung dari Buperta Cibubur dengan 7 wilayah termasuk dengan IKN yang diikuti juga secara langsung oleh seluruh peserta kerja bakti lingkungan di halaman Masjid Negara IKN.