32 total views, 32 views today
Nusantara, wartaikn.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) akan melakukan eksplorasi sebagai calon sumur bor di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, sebagai tindak lanjut hasil penelitian geolistrik air tanah bersama Universitas Gadjah Mada (UGM), guna mendukung pemenuhan kebutuhan air warga.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, bersama jajaran Otorita IKN, Camat Sepaku, kepala desa setempat, dan pemilik lahan di Kantor Balai Kota Otorita IKN, pada Selasa (15/09/2026).
Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk memastikan rencana pengeboran dilakukan dengan persetujuan pemerintah desa dan pemilik lahan.
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa rencana pengeboran dilakukan dengan terlebih dahulu meminta izin kepada pemerintah setempat dan pemilik lahan.
“Di sini, kami ingin melakukan pengeboran. Kami meminta izin, jika dapat sumber mata air, insyaallah kami serahkan ke pemerintah desa atau pengelola setempat. Sumurnya akan menjadi milik masyarakat, airnya menjadi milik masyarakat juga,” ujar Basuki.
Inisiatif uji coba pengeboran di wilayah Kecamatan Sepaku tersebut mendapat apresiasi dari Camat Sepaku, Gamaliel Abimanyu Arliandito.
Menurutnya, kebutuhan air bersih masih menjadi perhatian masyarakat Sepaku, terutama karena sebagian warga masih bergantung pada air tadah hujan dan pasokan air yang belum tersedia setiap hari.
“Saya selaku Camat Sepaku mengucapkan terima kasih atas salah satu program Bapak, pemenuhan air bersih di Kecamatan Sepaku,” ujar Gamaliel.
Dukungan juga disampaikan oleh Syarif, pemilik lahan titik bor 4 di RT 2. Ia memberikan izin dengan harapan proses pengeboran dapat berjalan baik, tidak merugikan pihak mana pun, dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Terima kasih atas perhatian kepada kami dan masyarakat. Kami yang memiliki lahan, ikhlas dilakukan pengeboran, mudah-mudahan berhasil dan bermanfaat bagi lingkungan kita,” Syarif.