172 total views, 172 views today
Samarinda, wartaikn.com – Kamis (20/8) Pengurus Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Provinsi Kalimantan Timur (AP3K-KT), menjadi momen bersejarah.
Hari itu, Ketua AP3K-KT Fadil Anwar, dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, didampingi Boby Gian Darmawan, selaku Sekretaris Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kaltim serta sejumlah pengurus lain, melakukan audensi dengan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
Turut mendampingi AP3K-KT adalah Jauhar Efendi, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, selaku penasehat.
Fadil menyampaikan, audensi ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi Pengurus AP3K-KT yang telah dilayangkan pada 4 Agustus 2026.
Jauhar selaku penasehat Asosiasi menyampaikan kepada Wakil Gubernur Kaltim, bahwa awal perkenalan dengan AP3K-KT, ketika ia menulis artikel di media daring pada 29 Maret 2026 berjudul “Menatap Masa Depan ASN Status PPK: Imbas TKD Turun, Ancaman PHK pada 2027?”
Tulisan tersebut viral, dan menurut pemimpin redaksi media tersebut memecahkan rekor jumlah pembaca terbanyak.
Tulisan itu merupakan bagian dari bentuk keprihatinan terhadap nasib P3K, di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim, dengan mengambil sampel terutama di daerah Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Barat.
Dua provinsi tersebut belanja pegawainya sudah melewati ambang batas 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Dalam tulisan itu penulis sempat menawarkan batasan belanja pegawai, agar diperlonggar, terutama bagi daerah yang celah fiskalnya rendah dan masih sangat tergantung kepada kucuran dana dari Pemerintah Pusat.
Syukurlah setelah mendengarkan saran dari berbagai pihak, akhirnya Pemerintah Pusat, melalui Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Republik Indonesia memberikan kelonggaran kepada daerah terkait dengan formula belanja pegawai, sehingga badai PHK (pemutusan hubungan kerja) bagi PPPK yang mungkin akan terjadi pada 2027 dapat ditangguhkan.
Setelah mendengarkan paparan singkat dari Ketua Asosiasi AP3K-KT Fadil Anwar, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, memberi apresiasi terhadap terbentuknya wadah organisasi bagi para anggota PPPK Kaltim.
Apalagi tujuannya sangat mulia, yaitu untuk mempererat solidaritas, meningkatkan profesionalisme serta mendukung pembangunan daerah melalui sinergi peningkatan kompetensi dan pengabdian bersama.
Asosiasi P3K-KT ini secara resmi dikukuhkan dan dilantik pada tanggal 1 Juni 2026, yaitu bertepatan dengan peringatan hari lahirnya Pancasila, di Hotel Diamond, Samarinda.
Lebih lanjut Seno Aji memberikan dukungan kepada PPPK ambil bagian untuk terjun menambah penghasilan melalui pengembangan UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro), pada hari libur, sepanjang tidak mengganggu tugas pokoknya sebagai ASN.
“Karena tugas utama ASN termasuk di dalamnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja adalah memberikan pelayanan publik”. “ASN harus melayani. Bukan dilayani,” tegas Seno Aji.
Sementara Plt Kepala Badan Kepegawian Daerah (BKD) Kaltim Yuli Fitriyanti, yang mendapingi Wakil Gubernur Kaltim, mengatakan bahwa jumlah ASN Kaltim pada 2025 sebanyak 20.900 orang. Terdiri atas jumlah PNS sebanyak 9.295 orang, dan PPPK sebanyak 11.605 orang.
Dengan demikian, jumlah PPPK lebih besar dibandingkan dengan PNS. Selisihnya mencapai 2.310 orang. “Artinya keberadaan PPPK sebagai bagian terbesar dari ASN tidak boleh dipandang sebelah mata,” ungkapnya.
Yuli mengatakan, BKD lebih fokus pada pengembangan kompetensi PPPK, sehingga bisa memiliki kemampuan yang setara dengan PNS dalam bekerja dan memberikan pelayanan publik.
Selain itu, BKD juga menyambut baik adanya Wadah Asosiasi AP3K-KT, sehingga memudahkan untuk melakukan pembinaan terhadap para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja pada lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Untuk membuktikan kiprah AP3K-KT, pada Sabtu (22/8) melakukan giat Pupuk Kaltim ASN e-Sport Turnamen 2026, terselenggara atas kerja sama dengan berbagai pihak dan dukungan sponsor dari PT Pupuk Kaltim, Bankaltimtara serta Komunitas PES (Pro Evolution Soccer).
Turnamen e-sport dibuka oleh Jauhar Efendi, selaku Penasehat AP3K-KT, di Samarinda Creative Hub (eks Bandara Temindung) Samarinda, pada Sabtu (22/8), pukul 13.00 Wita.
Diikuti kurang lebih 40 orang peserta, dan ditutup oleh Muhammad Faisal, yang juga Penasehat AP3K-KT pada malam harinya, sekaligus penyerahan hadiah kepada para juara.
Game Sepak Bola legendaris ini, sudah lama dirintis oleh Perusahaan Jepang, bernama Konami. Game ini merupakan adaptasi dari pertandingan sepak bola dan menjadi salah satu game yang dikompetisikan secara eksibisi dalam gelaran Asian Game Tahun 2018. Tetapi sejak 2021 game PES ini berubah menjadi e-sport.
Di Indonesia, pada ajang Pekan Olahrga Nasional (PON) merupakan cabang perlombaan, tapi sifatnya pilihan atau eksibisi, sehingga keputusannya sangat tergantung tuan rumah, apakah cabang e-sport dipertandingkan atau tidak.
Pupuk Kaltim ASN e-Sport Tournament 2026 dimaksudkan sebagai wadah silaturahmi, hiburan, dan kompetisi positif bagi ASN melalui olahrraga digital.
Tujuan dilaksanakan turnamen ini adalah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar-ASN, meningkatkan sportivitas, disiplin dan kerja sama.
Termasuk untuk menyalurkan minat dan bakat ASN di bidang e-sport, membangun suasana kerja yang harmonis dan positif, mendukung semangat kolaborasi serta adaptasi ASN terhadap perkembangan teknologi digital. (MJE)