Benteng Bersih Narkoba dari Ujung Kampung Berau

Ilustrasi by: chat GPT

 156 total views,  156 views today

Derawan,- wartaikn.com – Di hamparan biru perairan Derawan yang tenang, tempat ombak berbisik lembut memeluk pantai berpasir putih, tekad baru sedang tumbuh kokoh di tanah Berau.

Bukan hanya keindahan laut dan kekayaan alam yang dijaga, melainkan juga kemurnian hati dan kesucian jiwa para pengabdi di paling bawah pemerintahan.

Pemerintah Kabupaten Berau sedang merangkai langkah tegas dan tulus, membangun kampung bersih narkoba, bermula dari diri para kepala desa, lurah, hingga seluruh aparatur desa dan kelurahan.

Ini penting karena saat pelayan masyarakat bersih, maka akan terbuka jalan lebar untuk membersihkan seluruh lingkungan hidup dari belenggu narkotika yang merusak.

Langkah nyata itu terwujud dalam pemeriksaan tes urine yang digelar di Kecamatan Pulau Derawan pada Jumat, menjadi babak ketiga dari perjalanan panjang penjernihan diri.

Wakil Bupati Berau sekaligus Pembina P4GN Kabupaten Berau, Gamalis, hadir membuka kegiatan itu dengan pesan yang meresap ke dalam hati.

Pemeriksaan ini bukan sekadar urusan catatan medis, melainkan cermin jujur untuk mendeteksi dini sekaligus mencegah agar tak ada pengabdi yang terjerat jaring narkoba. Ketika barisan pemerintahan bersih dan terjaga, maka akan jauh lebih ringan memimpin masyarakat menuju kebebasan dari bahaya itu.

Perjalanan ini telah berjalan beriringan di beberapa penjuru Berau. Sebelum kaki menapak di Pulau Derawan, langkah serupa telah dilaksanakan di dua titik lain demi menjangkau sebanyak mungkin pelayan desa.

Pada 10 Agustus lalu, pemeriksaan dipusatkan di Kecamatan Talisayan, merangkul aparatur kampung dari tiga kecamatankecamatan, meliputi Talisayan, Tabalar, dan Biatan.

Tak lama kemudian, tepatnya 11 Agustus, perhatian beralih ke Kecamatan Batu Putih, menjaring aparatur dari wilayah Batu Putih dan Biduk-Biduk.

Hingga tanggal 21 Agustus, enam dari total 13 kecamatan di Berau telah ikut berbenah diri. Tujuh kecamatan sisanya tak akan tertinggal, jadwal telah disusun, agar tak ada kampung yang terlewat, tak ada pengabdi yang luput dari tekad bersama ini.

Kekuatan gerakan ini lahir dari persaudaraan lintas batas tugas. Bukan satu pihak saja yang memikul, melainkan bersatu padu dari organisasi perangkat daerah, aparat keamanan, dan instansi vertikal. Masing-masing berjalan sesuai kewenangan namun menyatu dalam satu tujuan.

Gamalis menegaskan bahwa pengabdi negara mulai dari kabupaten hingga pelosok desa harus menjadi pelita yang bersinar terang di tengah masyarakat, bukan bayangan yang tertutup kegelapan.

Mereka adalah benteng pertama yang harus kokoh berdiri, agar bahaya narkoba tak merayap masuk ke celah kehidupan warga.

“Jangan sampai pelayanan kepada orang tua, anak-anak, dan seluruh warga menjadi terganggu karena narkoba,” ujarnya dengan nada tegas namun penuh kasih.

Tak ada ruang sedikit pun bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan. Camat, kepala kampung, pimpinan unit kerja, dan seluruh aparatur wajib memberi teladan yang baik agar warga dapat melihat dan mengikuti jejak yang benar.

Pemeriksaan dilakukan dengan kejujuran namun tetap lembut, objektif dan transparan, serta senantiasa menghargai kehormatan dan privasi setiap orang yang diperiksa.

Jika ada hasil yang perlu diteliti lebih dalam, akan dilakukan verifikasi cermat sesuai ketentuan yang berlaku, agar tak ada kesalahpahaman yang melukai nama baik seseorang. Sebab tujuannya bukan mencari kesalahan, melainkan menjaga keselamatan dan memulihkan yang tersesat.

Lebih dari sekadar pemeriksaan, langkah ini diniatkan menjadi benih bagi tumbuhnya budaya kerja yang sehat, disiplin, dan profesional.

Bukan berhenti di lembar hasil pemeriksaan, melainkan terus bersemi dalam keseharian, semangat melayani dengan tulus, pikiran yang jernih, tubuh yang kuat, dan hati yang bersih.

Ketika aparat desa bersih, maka anak-anak dapat tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan kelak menjadi generasi yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Di tanah Berau yang dikaruniai laut biru, hutan hijau, dan sungai jernih, tekad ini menjadi anugerah terindah bagi masa depan. Langkah demi langkah, kampung demi kampung, benteng kesadaran dibangun perlahan namun kokoh.

Harapan kelak, anak cucu di sini tidak hanya mewarisi keindahan alam yang menakjubkan, tetapi juga kemurnian jiwa yang bebas dari belenggu, terang benderang seperti matahari pagi yang menyinari Pulau Derawan, memberi harapan tak pernah padam bagi seluruh penjuru Kalimantan Timur.

wartaikn.com @ 2023