986 total views, 8 views today
Nusantara, wartaikn.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggemakan pesan pentingnya menjaga ekologi dan nikmatnya perdamaian, lewat peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Masjid Negara IKN.
Melalui pesan ini diharapkan tiap individu di mana pun berada selalu menjaga kelestarian alam, demi keseimbangan ekosistem. Kemudian saling menghargai dan mencintai sesama agar terwujud perdamaian, bukan hanya perdamaian dalam negeri, tapi juga perdamaian dunia.
Pesan ini senada dengan konsep yang diterapkan di Kota Nusantara, yakni dari total wilayah IKN yang seluas 252 ribu hektare, hanya 25 persen untuk membangun wilayah perkotaan, 10 persen kawasan ketahanan pangan, dan selebihnya yang 65 persen menjadi kawasan hutan lindung.
“Kami bersyukur karena Masjid Negara IKN yang baru selesai dibangun dapat langsung menjadi pusat kegiatan keagamaan berskala nasional berupa peringatan Nuzulul Quran dengan tema ‘Al-Quran, Amanah Ekologis dan Jalan Perdamaian Dunia’,” kata Kepala OIKN Basuki Hadimuljono di Nusantara, Ahad.
Tema ini tentu menjadi pesan kuat, bukan hanya menggambarkan bahwa IKN mengutamakan kelestarian lingkungan dan cinta damai, tapi juga mengajak dunia mencintai alam, menjaga keseimbangan lingkungan, melestarikan biodiversitas, dan memahami pentingnya menjaga perdamaian.
“Masjid yang baru selesai ini langsung digunakan untuk memperingati Nuzulul Quran Nasional, tentu ini salah satu berkah. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang telah menetapkan Masjid Negara IKN sebagai masjid kembar dengan Masjid Istiqlal,” ujar Basuki.
Sementara itu, peringatan Nuzulul Quran yang dilaksanakan pada Sabtu malam (7/3) tersebut diawali dengan kegiatan “ngabuburit” yang digagas oleh Kementerian Agama dengan tema “Seimbang Bekerja, Bijak Merawat Diri”.
Dalam tausiyah dari Ustadz Ambia Dahlan, menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental serta menyeimbangkan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan pribadi, khususnya bagi generasi muda di tengah dinamika kehidupan modern.
Menjelang waktu berbuka puasa, ribuan jamaah memadati Aula Masjid Negara IKN untuk berbuka puasa bersama. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan disajikannya takjil khas Masjid Negara, yaitu Bubur Nusantara, yang menjadi simbol keberagaman dan persatuan.
Para jamaah dan undangan datang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Kota Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, Kabupaten Paser, serta beberapa wilayah lain.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Imranul Karim, Juara 1 Tilawah MTQ Internasional Bangladesh 2025, disertai saritilawah oleh Maulidia. Momentum ini semakin khidmat dengan penyampaian hikmah Nuzulul Quran oleh Prof. Dr. H.M. Darwis Hude, M.Si., Guru Besar Universitas PTIQ Jakarta.