1,556 total views, 4 views today
Penarung, WARTAIKN.COM – Perusahaan tambang batu bara PT Bharinto Ekatama (BEK) menelurkan gagasan pencetakan pangan sekaligus membangun ekosistem yang lestari, dengan nama Program Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan.
Program ini diaplikasikan di kawasan Hutan Adat Wisata Penarong, di Desa Penarung, Kecamatan Bentian Besar, dengan melakukan penanaman berbagai jenis bibit pohon buah-buahan, baik buah lokal maupun buah komersil, termasuk pohon ulin yang merupakan tumbuhan khas Kalimantan.
“Pohon buah yang ditanam merupakan buah lokal dan buah komersil, seperti kelengkeng, wanyi, lai, mangga, durian, alpukat, rambutan, dan lainnya,” ujar Cipto Hadi Purnomo, selaku Health, Enviromental, Safety and Community Development Manager PT BEK, di Kubar, Senin (9/12).

Untuk seremoni penanaman bibit pohon aneka buah telah pihaknya lakukan bersama Bupati Kubar FX Yapan, camat setempat, dan pihak terkait di Desa Penarung, dua hari lalu.
Sedangkan untuk kelanjutannya, tahun ini pihaknya telah melakukan pemetaan dan memprogramkan penghijauan di kawasan Penarung pada lahan seluas 15 hektare dengan bibit yang akan disiapkan sebanyak 15.000 batang.
“Nama programnya adalah Program Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan, maka pohon yang kami tanam merupakan kombinasi dengan mengutamakan pohon lokal, namun pohon komersil pun ada karena kami menyesuaikan juga dengan usulan masyarakat,” kata Cipto.
Ditanya mengapa bersedia melakukan penghijauan dan mencetak ketahanan pangan di luar area tambang, ia mengatakan ada beberapa hal yang menjadi alasan, salah satunya adalah adanya permintaan Gubernur Kaltim dan Bupati Kubar untuk membantu mewujudkan ketahanan pangan.
Sementara Bupati Kubar FX Yapan, memberi apresiasi tinggi terhadap apa yang dilakukan PT BEK, apalagi aksi tersebut bukan hanya untuk ketahanan pangan, tapi juga kelestarian lingkungan, memperkaya oksigen, dan untuk menurunkan efek gas rumah kaca atau untuk menurunkan pemanasan global.
“Terima kasih kepada PT BEK atas berbagai kegiatan yang dilakukan selama ini. Tentu ini bisa dicontoh oleh yang lain, karena ketika yang lain masih setengah-setengah, tapi BEK sudah menunjukkan karya nyata,” kata bupati. (mn)