Nikmatnya Madu Kelulut Bhuana Jaya

Suwondo, bersiap membuka sarang kelulut di depannya
Suwondo, bersiap membuka sarang kelulut di depannya, untuk dinikmati pengunjung

 904 total views,  4 views today

Bhuana Jaya, WARTAIKN.COM – Bagi yang pernah “menyeruput” madu kelulut langsung dari sarangnya mungkin biasa saja membaca tulisan ini, namun bagi yang belum pernah, tentu akan penasaran bagaimana rasa dan tantangannya.

Ini karena rasa dan tantangan antara madu yang sudah dikemas dan dijual di perkotaan dengan yang langsung diisap dari sarangnya memiliki perbedaan.

Lebah kelulut memiliki sekitar 30 jenis dengan madu yang dihasilkan memiliki rasa yang berbeda, ada yang dominan manis, dominan asam, dominan pahit, kombinasi, dan lainnya.

Ada juga madu yang dihasilkan tergantung pada sari bunga yang diiisap madu, misalnya sari bunga pepaya, maka madu akan dominan berasa pahit.

Ketika madu tersebut dijual dalam kemasan, maka ada kemungkinan madu tersebut dikumpulkan dari beberapa koloni yang berbeda, bahkan bisa dari jenis yang berbeda pula, sehingga kemurnian rasa akan sulit ditemukan, apakah itu kelulut jenis trigona, thoracica, itama, kelulut Kuning, atau jenis lainnya.

Berbeda jika menikmati langsung dari sarangnya, tentu akan bisa memilih ingin merasakan madu dari jenis apa, sehingga kita pun bisa menentukan apakah memilih yang dominan manis, pahit, asam, atau kombinasi semua rasa.

Menurut Suwondo, pemilik Ekowisata Trigona Kelulut Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, pengunjung yang datang ke lokasinya yang ingin merasakan sensasi mengisap madu langsung dari sarangnya, maka akan dibekali dengan pipet, sebagai alat bantu sedot, agar bibir tidak langsung menempel ke sarang lebah.

Suwondo mengatakan sudah ada ribuan kali orang yang datang mengunjungi lokasi itu, demi untuk menikmati sensasi mengisap madu dari sarangnya. Ia bahkan beberapa kali mengajak pengunjung menjelajahi kebun di bagian dalam, yakni kebun durian hasil persilangan dia sendiri. (Adv/ Diskominfo Kukar)

wartaikn.com @ 2023