104 total views, 42 views today
Nusantara, wartaikn.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sektor perumahan dan investasi langsung swasta murni di Glamping IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Rabu (14/10/2026).
Kerja sama mencakup proyek 8 tower rumah susun untuk ASN senilai Rp2,63 triliun, serta lima investasi langsung swasta murni di sektor pangan, mebel, komersial, kuliner, olahraga, dan fasilitas penunjang kawasan senilai total Rp1,11 triliun.
Selain itu, OIKN sebelumnya telah menandatangani PKS proyek KPBU pembangunan 109 rumah tapak ASN bersama PT Intiland Development Tbk pada 6 Oktober 2026, dengan nilai investasi sebesar Rp2,82 triliun.
Seluruh kerja sama investasi yang ditandatangani pada 14 Oktober 2026 tersebut berasal dari skema KPBU sektor perumahan dan investasi langsung swasta murni lima pelaku usaha, yakni PT Berdikari (Persero), PT Java Teak Indo, PT Indonesia Belt Road High Tech Development Park, PT Laziz Nusantara Grup, dan PT FYP Karya Perdana.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya dibiayai oleh APBN, tetapi juga didukung dengan skema KPBU, investasi swasta, dan hibah. Menurutnya, percepatan pembangunan Nusantara turut membuka peluang kerja baru bagi masyarakat di sekitarnya.
“Hari ini kami membuktikan bahwa pembangunan IKN tidak hanya dibiayai oleh APBN. Hari ini juga ada dua KPBU dan lima investasi swasta yang segera akan dimulai pembangunannya. Saya bersyukur karena IKN juga akan memberikan kontribusi terhadap pembukaan lapangan pekerjaan yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Basuki.