878 total views, 8 views today
Nusantara, wartaikan.com – Perwakilan Kedutaan Besar Austria menjajaki peluang kolaborasi pembangunan berkelanjutan untuk berbagai aspek di Ibu Kota Nusantara (IKN), baik dari aspek infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga potensi pengembangan ekonomi yang masih terbuka.
“Saat melakukan kunjungan lngsung ke IKN kemarin, delegasi Austria juga melakukan diskusi dengan kami mengenai berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, seiring dengan masifnya pembangunan Nusantara,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Nusantara.
Pembangunan di Nusantara yang terus berlangsung, katanya, masih membuka ruang kolaborasi secara luas dari berbagai mitra, mulai dari lokal, nasional, hingga internasional, karena Nusantara merupakan kota masa depan untuk dunia.
Menurutnya, pembangunan di IKN tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga membangun ekosistem kota yang lengkap, mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi berkelanjutan.
Untuk itu pihaknya membuka peluang berbagai kolaborasi internasional yang dapat memperkaya pengembangan Nusantara. Silahkan saja mitra dari berbagai negara untuk diskusi dan kolaborasi di berbagai bidang pembangunan.
Basuki Hadimuljono menyambut kehadiran perwakilan Kedutaan Besar Austria Chargé d’Affaires ad interim Austria, Michael Wislocki bersama Commercial Counselor Austria, Sigmund Nemeti di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Rabu (4/3/2026).
Dalam kesempatan itu Michael Wislocki menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Austria untuk melihat langsung perkembangan pembangunan Nusantara, sekaligus untuk memastikan berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan antara dua negara.
“Saat ini kami terus mengikuti perkembangan pembangunan di IKN. Kami tertarik, terutama sebagai perwakilan kedutaan untuk ikut menciptakan kota hutan yang modern dan berkelanjutan di Indonesia,” kata Michael.
Austria sebagai negara teknologi, lanjutnya, memiliki berbagai penawaran untuk proyek kerja sama ke depan, antara lain terkait pengembangan kota cerdas melalui inovasi teknologi, transportasi perkotaan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekosistem pendidikan dan pelatihan bagi pengembangan sumber daya manusia di kawasan Nusantara. (Gal)