Disdukcapil Kaltim Target 30 Persen Warga Aktivasi IKD

Jauhar
M Jauhar Efendi saat daftar untuk aktivasi IKD. (Foto: Andi Muliandi)

 461 total views,  92 views today

Samarinda, WARTAIKN.COM – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Kepala BPSDM Kaltim atas inisiatifnya mengundang Disdukcapil untuk melakukan sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan, Vincentius Samadi Ponco Putro, mewakili Kepala Disdukcapil Kaltim, Kasmawati, ketika pelaksanaan sosialisasi IKD di Aula II BSDM Kaltim (14/1).

Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, saat menyampaikan sambutan pengantar sebelum kegiatan sosialisasi IKD mengatakan, ”selama ini Disdukcapil Provinsi Kalimantan Timur cukup aktif melakukan sosialisasi program kependudukan ketika ada event-event pameran”.

Tapi saat ini  kita spesial request, agar semua ASN, termasuk para petugas keamanan dan tenaga cleaning service bisa memiliki IKD, pungkas Nina Dewi.

Sementara itu, Vincentius mengingatkan kepada para peserta sosialisasi, bahwa Diskukcapil Kaltim tidak pernah menghubungi siapapun, baik melalui WhatsApp (WA) maupun melalui telepon.

”Ini saya tegaskan, karena baru-baru ini di Kaltim, seorang ASN gara-gara melakukan aktivasi IKD dari pihak yang tidak bertanggungjawab, tabungannya lenyap 150 juta rupiah. Begitu juga ada oknum polisi kehilangan uang 500 juta rupiah,” katanya.

Lebih lanjut,Vincen, panggilan akrab Vincentius, menyatakan bahwa target seluruh masyarakat di seluruh provinsi yang mengaktifkan IKD sebesar 30 persen. Sementara saat ini, masyarakat yang sudah melakukan aktivasi IKD di Kaltim baru sebanyak 7,24%.

”Manfaat melakukan aktivasi IKD adalah untuk membantu mempermudah warga masyarakat untuk mengakses pelayanan publik”, tambahnya.

Ia pun memberikan contoh, bahwa warga masyarakat di Balikpapan, ketika melakukan pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) harus sudah melakukan aktivasi IKD.

Sedangkan bagi warga masyarakat Samarinda rencananya yang mau melakukan pembayaran retribusi air minum melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Samarinda maupun yang mau bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga harus harus melakukan aktivasi IKD terlebih dahulu.

”Di satu sisi, animo masyarakat untuk melakukan akfivasi IKD masih rendah, karena maraknya penipuan yang  dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, dan berkedok menamakan diri dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Timur, pungkas Vincent.

Sementara M Jauhar Efendi, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, yang juga sebagai salah satu peserta sosialisasi IKD menyambut baik kegiatan tersebut.

Bahkan Jauhar sampai mendaftar dan mengisi data yang diperlukan sampai tiga kali, karena kemungkinan lemahnya jaringan internet, sehingga beberapa kali harus mengulang kembali. Ia atas nama kawan-kawan ASN mengucapkan terima kasih kepada pimpinan BPSDM Kaltim yang telah menyambut baik dan menangkap peluang yang diberikan oleh Disdukcapil Kaltim, karena kegiatan ini sangat bermanfaat.

”BPSDM menyiapkan 4 (empat) meja untuk aktivasi IKD dan tempat konsultasi terkait dengan aktivasi kegiatan IKD”, tambah Jauhar. Ia pun melaporkan terjadinya antrian yang lumayan panjang, karena besarnya animo kawan-kawan untuk segera melakukan aktivasi IKD. (MJE)

wartaikn.com @ 2023